Bendahara timses Pasangan Cagub DKI Jokowi-Basuki, Prasetyo E Marsudi, mengatakan, jumlah dana yang ditelan selama kampanye putaran II Pilkada DKI Jakarta lebih sedikit daripada putaran I. Pada putaran II ini, dana yang sudah dikeluarkan sebesar Rp 11 milyar.

“Hampir Rp 11 milyar itu untk saksi dan operasional. Kalau putaran I hampir Rp 16 milyar. Putaran II lebih rendah dananya karena waktunya lebih pendek dan kami sudah tahu medan untuk kampanye,” terang Prasetyo kepada Tribun, Kamis (20/9/2012).

Dana itu digunakan untuk biaya kampanye, saksi, dan operasional selama putaran II. “Kalau dananya dari gotong royong, kami hanya menyiapkan dana saksi, kampanye, dan operasional kampanye. Saksinya dua lapis, dua lapis kali Rp 200.000 dikali 15.000 saksi,” jelasnya.

Menurutnya, dana tersebut bersumber dari Jokowi-Ahok, dan sumbangan para relawan. “Itu dari Pak Jokowi dan Pak Basuki. Kalau teman-teman anggota DPR dari PDI-P dan Gerindra itu sudah bantu turun ke lapangan, kan itu juga mereka sudah mengeluarkan dana,” ungkap Wakil Ketua DPD DKI Jakarta PDI-P itu.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?